cigok noooo

Kamis, 05 Januari 2012

dua malam sebelum ini

kau tau untuk waktu sesekejab ini aku belajar memaknai banyak hal, dengan cara mu, dengan bagaimana kau membaca "alif" dengan bagaimana kau merobohkan tembok untuk diam ku lama, sampai tak berjumpa lagi, tapi pada dasarnya rindu ini cukup bnyak menyiksaku , kau tau aku menangisimu , deras malam itu , karna aku , karna waktu karna segalanya, bukan , bukan karna apa pun , tetap saja ini karena ulah ku lagi . "kau seperti nyanyian dalam hatiku yang memanggil rinduku padamu" hahhah pengecut nya aku 
lemahnya aku setelah sekian waktu merpatiku dengan keras mengajari ku terbang , dan kau datang mengatakan "tidak ada yang cantik dari perasaan terbang, yang terpenting itu berjalan saja dengan benar" kau kejam! 


kau tau tidak , aku berusaha memperbaiki diriku dari apa yang kurusak sebelum hari ini , saat aku mngetahui nafas ku tidak hanya untuk ku.. 


ahh, apa yang ku coba cari tau dari semua yang nyata kau tunjukkan bahwa kau luka , bahwa aku adalah diri yang membangga, baru belajar membaca saja sudah bersajak , perempuan macam apa aku ini
apa yang ku coba cari tau dari diam manis mu yang menggumam kan kesalahan ku, apa yang akan aku coba cari tau lagi dari sejak malam itu
dari sejak malam dengan bulan kecil di langit itu
dari sejak malam saat jam sepuluh terasa belum larut , dari sejak malam saat udara rasanya meghimpitku , 
dari sejak malam kau lepas kan jiwa mu yang kau kunci dan untuk sesaat dan untuk terakhir kali kita bicara , aku merasa dekat dengan ruh mu


apa yang masih ku coba cari tau , padahal kau telah enggan , kau telah muak , kau telah melepaskan kail mu, sebelum aku membaca bahwa itu umpan yang belum nyata. aku bersalah untuk apapun yang terjadi dua malam sebelum ini . 


aku meminta sesuatu pada Tuhanku , "hanya kebetulan saja" sanggah mu , masih dengan manis. dan aku tidak pernah tau bagaiman mengecap manis yang di dalamnya ada pahit. merpati ku memmbesarkan ku dengan nyata, dengan manis adalah manis, dengan pahit adalah pahit!


aku tak mengharapkan apa apa , aku tidak ingin belajar terbang seperti gigihnya aku sebelum ini 
aku akan diam saja
semoga mereka dapat menebus salah ku 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar